Album Kenangan













Perjalanan sejarah disamping tercatat sangat penting untuk diambil gambarnya sehingga dapat dilihat oleh anak cucu sebagai album kenangan.

Keluarga Besar Wiryodinaman (KBWD), berdiri dengan dilatarbelakangi oleh beberapa hal, diantaranya :
  • Perginya (meninggalnya) para sesepuh Wiyodinaman (WD) satu persatu, sehingga tokoh yang merupakan “suh” (tali pengikat) yang sedikitnya tiap satu tahun sekali menjadi sasaran tempat berkumpulnya bagi anak cucu telah tiada. 
  • Karena perkembangan zaman dan pemenuhan hajat hidup sebagai manusia sosial, sekelompok keluarga satu persatu akan meninggalkan induk dan kampung halamannya. Entah belajar/ kuliah, pindah tempat guna kepentingan pekerjaan/ dinas ataupun karena sebab-sebab yang lain.
  • Secara naluri insaniah, masing-masing individu tentu ada rasa rindu terhadap keluarga (orang tua, ahli famili) yang karena sesuatu hal menjadi jarang sekali bisa bertemu dan bersantai-santai.
Mengingat dan mengenangkan hal-hal seperti disebutkan di atas, beberapa orang anggota keluarga, yaitu Bp. H. Ma’ali (alm), Bp. S. Syamsudin (alm)_yang pada waktu itu masih berdomisili di Jakarta. Bp. Badjuri Wiryodinomo (alm), Moh. Qodri Abdullah (alm), Bp. Zahir Priyosuharto (alm), dan Bp Sarwono Aditenoyo (alm) telah sepakat mengadakan ikatan keluarga yang selanjutnya dinamakan: Keluarga Besar Wiryodinaman (KBWD), seperti yang terekam pada foto-foto ALBUM KENANGAN.

 

No comments:

Post a Comment

Assalaamua'alaikum. Kami adalah Keluarga Besar Wiryodinaman (KBWD). KBWD selalu bersama, tumbuh dan berkembang di Solo, Jogja, Jabodetabek, Semarang, Surabaya dan dimanapun berada, tetap terjalin tali silaturohim seperti yang diwasiatkan Bp/Ibu Wiryodinomo setelah diadakan silaturahmi yang pertama dalam halal bihalal tahun 1380 H / 1960 M. Mari kita lanjutkan terus.
Kirimkan artkel, berita keluarga atau foto : wiryodinaman@gmail.com